Tanda bahaya

 Tanda bahaya Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Orang tua sebaiknya mengenal tanda bahaya (red flags) perkembangan anak. Jika orang tua menemukan salah satu tanda bahaya di bawah ini, sebaiknya jangan menunda dan harus segera memeriksakan buah hatinya ke tenaga kesehatan terdekat.

Tanda bahaya bicara dan bahasa (reseptif)

  • Perhatian atau respons yang tidak konsisten terhadap suara atau bunyi, misalnya saat dipanggil tidak selalu member respons
  • Kurangnya join attention atau kemampuan berbagi perhatian atau ketertarikan dengan orang lain pada usia 20 bulan
  • Sering mengulang ucapan orang lain (membeo) setelah usia 30 bulan

Tanda bahaya gangguan sosio-emosional

  • 6 bulan: jarang senyum atau ekspresi kesenangan lain
  • 9 bulan: kurang bersuara dan menunjukkan ekspresi wajah
  • 12 bulan: tidak merespon panggilan namanya
  • 15 bulan: belum ada kata
  • 18 bulan: tidak bisa bermain pura-pura
  • 24 bulan: belum ada gabungan 2 kata yang berarti
  • Segala usia: tidak adanya babbling, bicara dan kemampuan bersosialisasi / interaksi

Tanda bahaya gangguan kognitif

  • 2 bulan: kurangnya fixation
  • 4 bulan: kurangnya kemampuan mata mengikuti gerak benda
  • 6 bulan: belum berespons atau mencari sumber suara
  • 9 bulan: belum babbling seperti ‘mama’, ‘baba’
  • 24 bulan: belum ada kata berarti
  • 36 bulan: belum dapat merangkai 3 kata

Tanda bahaya perkembangan motor kasar

  • Gerakan yang asimetris atau tidak seimbang misalnya antara anggota tubuh bagian kiri dan kanan.
  • Menetapnya refleks primitif (refleks yang muncul saat bayi) hingga lebih dari usia 6 bulan
  • Hiper / hipotonia atau gangguan tonus otot
  • Hiper / hiporefleksia atau gangguan refleks tubuh
  • Adanya gerakan yang tidak terkontrol

Tanda bahaya gangguan motor halus

  • Bayi masih menggenggam setelah usia 4 bulan
  • Adanya dominasi satu tangan (handedness) sebelum usia 1 tahun
  • Eksplorasi oral (seperti memasukkan mainan ke dalam mulut) masih sangat dominan setelah usia 14 bulan
  • Perhatian penglihatan yang inkonsisten

Tanda bahaya bicara dan bahasa (ekspresif)

  • Kurangnya kemampuan menunjuk untuk memperlihatkan ketertarikan terhadap suatu benda pada usia 20 bulan
  • Ketidakmampuan membuat frase yang bermakna setelah 24 bulan
  •  Orang tua masih tidak mengerti perkataan anak pada usia 30 bulan

www.infotumbuhkembang.com

Provided By: INFO TUMBUH KEMBANG Supported By: GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation Address: ***Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10210, phone (021) 5703646 – 085101466102 – 085100466103 ***MENTENG SQUARE Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430, Phone (021) 2961425208131592-2012 – 08131592-2013 – 08131592-2012 email : judarwanto@gmail.com http://growupclinic.com Facebook: http://www.facebook.com/GrowUpClinic Twitter: @growupclinic Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967 Clinical – Editor in Chief : Dr Widodo Judarwanto, Pediatrician Editor: Audi Yudhasmara. Email : judarwanto@gmail.com Mobile Phone O89683015220 PIN BBM 76211048 Komunikasi dan Konsultasi online : twitter @widojudarwanto facebook dr Widodo Judarwanto, pediatrician Komunikasi dan Konsultasi Online Alergi Anak : Allergy Clinic Online Komunikasi dan Konsultasi Online Sulit makan dan Gangguan Berat Badan : Picky Eaters Clinic Komunikasi Profesional Pediatric: Indonesia Pediatrician Online

Copyright © 2016, @INFO TUMBUH KEMBANG Information Education Network. All rights reserved
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s